Skip to main content

BAU BUSUK LIMBAH PT.RUM PENCEMAR BENGAWAN SOLO

 

16 November 2020, 12.45 WIB | Editor : Riris Hanivah


 

Air berbusa keluar dari pipa pembuangan limbah yang diduga dari PT. RUM

 

News.id, Nguter -- Semenjak PT.Rayon Utama Makmur (RUM)  berdiri pada tahun 2017 dampak lingkungan terasa pada warga sekitar, Pipa yang mengeluarkan limbah di ujung pembuangan di jembatan bengawan sangat terasa bau limbah dan membuat air di sungai menjadi hitam sehingga sungai mengeluarkan bau yang tidak sedap meskipun bau tidak sering tercium.

Bau yang dirasakan warga berbeda-beda: kadang mau busuk menyengat, bau kopi Coffeemix, yang berujung bikin pusing dan mual. Rata-rata warga menyebutnya dengan bau “badeg” alias bau tak sedap.  

Ikan ada di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di sekitar jembatan Nguter lama tiba-tiba mati. Jembatan Nguter lama sendiri selama ini masih di fungsikan meski secara bergantian. Salah seorang warga bernama David menduga instalasi pipa pembuangan limbah tersebutberasal dari PT Rayon Utama Makmur (RUM). David mengaku dirinya sudah mengambil sampel air yang keluar dari pipa. Air tersebut dimasukan kedalam botol bekas air mineral ukuran satu liter. David mengaku saat mengambil sampel air tersebut ada bau seperti kopi dari dalam pipa.(GYP/newsid)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

PERAYAAN TAHUN BARU 2021, DI RUMAH AJA

 25  Desember 2020, 12.30 WIB | Editor : Riris Hanivah Tempat cuci tangan yang disediakan di Posko yang didirikan oleh POLRES Sukoharjo SUKOHARJO- News.id , Tahun baru 2021 pastinya akan berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, karena pada saat malam tahun baru nanti tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan, begitu juga malam tahun baru juga tidak boleh mengadakan berbagai perayaan seperti pesta kembang api, kumpul-kumpul disuatu tempat, kegiatan hiburan akan ditiadakan. Masing-masing kegiatan ini dilakukan dirumah saja, karena tentunya jika ada kegiatan kumpul-kumpul ini akan berpotensi menimbulkan cluster-cluster baru penularam covid-19 didaerah kita. Jika ada yang melanggar peraturan pastinya akan dibubarkan.      Wilayah sukoharjo saat ini sudah zona merah, pertumbuhan virus   covid 19 sudah sangat masif di wilayah Sukoharjo hingga harapan aparat kepada masyarakat Sukoharjo agar tidak menambah cluster-cluster baru, serta jika keluar rumah harus memper...

PERSIAPAN POLRES SUKOHARJO MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU

  16 Desember 2020, 12.10 WIB | Editor : Riris Hanivah Polres Sukoharjo juga melakukan Operasi lilin candi 2020         SUKOHARJO-News.Id , Tahun baru kali ini pastinya akan jauh berbeda dengan tahun- tahun lalu, dimana  di tahun sebelumnya banyak orang yang berkerumun di jalanan kota untuk ikut serta memeriahkan pesta tahunan yakni pesta kembang api di akhir tahun. Oleh karena itu Polres Sukoharjo menghimbau kepada seluruh masyarakat Sukoharjo agar tidak mengadakan pesta kembang api dan tetap di rumah saja berkumpul dengan keluarga. Ujar Kompol Sumiarta (Waka polres sukoharjo)      Selain menghimbau masyarakat agar tetap dirumah saja, Polres Sukoharjo juga melakukan Oerasi lilin candi 2020, dimana Operasi itu dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 atau selama 15 hari kedepan. Hal ini dilakukan guna mengamankan natal dan tahun baru dengan penjagaan diseluruh Gereja Sukoharjo. Dalam Operasi ini dibantu juga dari ...

MENJAGA PROTOKOL KESEHATAN DI TAHUN BARU

16 Desember  2020, 12.10 WIB | Editor : Riris Hanivah Posko di simpang lima sukoharjo menyediakan tempat cuci tangan Newsid,  SUKOHARJO-, Tahun baru 2021 pastinya akan berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, karena pada saat malam tahun baru nanti tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan seperti tahun kemarin. Begitu juga malam tahun baru tidak diperbolehkan mengadakan berbagai perayaan seperti pesta kembang api, kumpul-kumpul disuatu tempat, kegiatan hiburan akan ditiadakan, itu adalah upaya untuk mencegah adanya kerumunan pada malam tahun baru.      Meskipun perayaan tahun baru 2021 tidak semeriah tahun kemarin, tapi harapannya agar covid-19 segera hilang. Masing- masing kegiatan ini dilakukan dirumah saja, cara agar tetap   dirumah menjadi pilihan yang baik. Karena tentunya jika ada kegiatan kumpul-kumpul ini akan berpotensi menimbulkan cluster-cluster baru penularam covid-19 didaerah kita, berkerumun lama-lama ataupun bersentuhan secara tidak seng...